Perihal Mesjid
Perihal Mesjid
Terinspirasi oleh 7 golongan yang akan di lindungi Allah kelak Kiamat tiba. salah satunya adalah pemuda-pemudi yang hatinya selalu tertaut dengan Masjid, banyak kisah yang telah membimbingku dan memaksaku untuk mempercayainya bahwa jika kita membantu dan berjuang di jalan Allah maka Allah akan membantu dan memudahkan nya. yeah I believe it. banyak pengalaman yang gak bakal aku lupakan saat berjuang di jalan Allah dengan teman-teman FORKOM / BADKO / KAMAS ABA pahit manis perjuangan untuk selalu meramaikan MASJID TERCINTA AL-BAITUL MUSTOFA ya namun aku sadari perjuanganku dan teman-teman belum sampai di situ saja namun setidaknya aku dan teman-teman ku berkomitmen malam minggu tidak di izinkan mengapel, kecuali ngapel ke masjid mengikuti kajian dan esok harinya ngepel masjid .
semoga kumpulan hadist ini mengingatkan kita akan penting nya Masjid dan kehadiran Masjid untuk hidup kita
1. Semua lahan
adalah mesjid, kecuali kuburan dan tempat pemandian. (HR. Ahmad)
2. Rasulullah Saw
menyuruh kita membangun masjid-masjid di daerah-daerah dan agar masjid-masjid
itu dipelihara kebersihan dan keharumannya. (HR. Abu Dawud dan
Tirmidzi)
3. Aku tidak
menyuruh kamu membangun masjid untuk kemewahan (keindahan) sebagaimana yang
dilakukan kaum Yahudi dan Nasrani. (HR. Ibnu Hibban dan Abu Dawud)
4. Janganlah menjadikan kuburanku sebagai tempat pemujaan berhala. Allah melaknat suatu kaum yang menjadikan kuburan-kuburan para nabi sebagai masjid-masjid. (HR. Bukhari dan Abu Ya'la)
5. Mimbarku
(terletak) di tepi jalur menuju surga. Antara mimbarku dan kamarku adalah taman
dari taman-taman surga. (HR. Ahmad)
6. Tidak dibenarkan
ziarah (kunjungan) ke masjid-masjid kecuali pada ketiga masjid, yaitu masjidil
Haram (Mekah), masjidil Aqsha (Baitul Maqdis), dan masjidku ini (Madinah). (HR.
Bukhari dan Muslim)
7. Shalat di
masjidku ini lebih afdol (utama) dari seribu shalat di masjid-masjid lainnya,
kecuali masjidil Haram, dan shalat di masjidil Haram lebih afdol (utama) dari
seratus shalat di masjidku ini. (HR. Ahmad)
8. Apabila seorang
mengantuk saat shalat Jum'at di masjid maka hendaklah pindah tempat duduknya ke
tempat duduk lainnya. (HR. Al Hakim dan Al-Baihaqi)
9. Bila seorang
masuk ke masjid hendaklah shalat (sunnat) dua rakaat sebelum duduk. (HR.
Ahmad)
10. Apabila seorang isteri minta ijin suaminya untuk pergi ke masjid maka janganlah sang suami melarangnya. (HR. Bukhari)
11. Sebaik-baik
masjid (tempat bersujud) untuk wanita ialah dalam rumahnya sendiri. (HR.
Al-Baihaqi dan Asysyihaab)
12. Tidak ada
shalat bagi tetangga masjid, selain dalam masjid. (HR. Adarqathani)
13. Apabila kamu
melihat orang yang terbiasa masuk masjid maka saksikanlah bahwa dia beriman
karena sesungguhnya Allah telah berfirman dalam surat At taubah ayat 18:
"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah lah orang-orang yang beriman
kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat
dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka mereka lah
orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat
petunjuk." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
14. Beritakanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan kaki di malam gelap-gulita menuju masjid bahwa bagi mereka cahaya yang terang-benderang di hari kiamat. (HR. Al Hakim dan Tirmidzi)
15. Barangsiapa membangun untuk Allah sebuah masjid (mushola) walaupun sebesar kandang unggas (rumah gubuk) maka Allah akan membangun baginya rumah di surga. (HR. Asysyihaab dan Al Bazzar)
16. Nabi Saw
bertanya kepada malaikat Jibril As, "Wahai Jibril, tempat manakah yang paling
disenangi Allah?" Jibril As menjawab, "Masjid-masjid dan yang paling disenangi
ialah orang yang pertama masuk dan yang terakhir ke luar meninggalkannya." Nabi
Saw bertanya lagi," Tempat manakah yang paling tidak disukai oleh Allah Ta'ala?"
Jibril menjawab, "Pasar-pasar dan orang-orang yang paling dahulu memasukinya dan
paling akhir meninggalkannya." (HR. Muslim)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press