Senin, 26 November 2012


                Orang tua sekarang banyak nuntut???  Berhasilkah mereka mendidik putra-putri nya??? 

                Ups sori bukan untuk memojokan beliau-beliau atau apa? aku Cuma pengen share aja selama ini yang udah 18 tahun  jadi anak. Dan aku sebenarnya belum pantas untuk mengumbar ini semua. Karna di satu sisi aku juga belum menjadi orang tua sedangkan beliau-beliau sudah pernah mengalami jadi anak dan jadi orang tua. Lancangkah??? Sok tau kah??? Whatever what you say J  I just saying what in my mind just it......
                Selama ini orang tua hanya tahu kalau  “ohh anak ku jam semene wayahe sekolah” “wow anaku neng kamar sinau” “ohh anaku wis turu” yeah hanya gitu-gitu aja. Mereka gak tau bahwa  “aku disekolah bukan hanya belajar pelajaran,pak-buk!  tapi juga belajar berteman dan belajar apa pun. dari musuh,  sahabat,  pacar many more yang di satu sisi lain pro kontra tangis senyum mengiringnya !” “mereka juga gak tau kalau jam segini anak nya lagi susah –susah nya untuk belajar karna pelajaran di sekolah tadi cukup sulit, permasalahan di sekolah tadi cukup rumit  aku sedang galau pak,buk dan lagi-lagi mereka gak tau kalau di saat orang terlelap dalam tidur nya, anak nya ini sungguh sangat sulit terpejam karna lagi-lagi mau di bawa kemana ini semua! mereka sedih, mereka lemah, mereka galau, tapi mereka tak mau tau mereka hanya tau anak itu di cari ini duit untuk sekolah!!! Hello orang tua masih punya tugas dan fungsi yang belum  yang belum  mereka berikan kepada kami!!!
Menurut  Lembaga Keluarga ,terdapat fungsi keluarga di antaranya :
1.       Fungsi Reproduksi : kalau masalah ini pasti udah tau semuanya!  yeah, untuk kelangsungan hidup nya atau keturunanya , ingat ada pepatah jawa mengatakan “Kacang  Ninggal Lanjaran”  ya inilah yang selama ini seharusnya bisa dijadikan sebagai orang tua untuk mengaca selama hidup nya selama dia menjadi anak dahulu, “sopo nandur bakal ngunduh, sopo gawe bakal nganggo” apa yang  pernah mereka tanam, apa yang telah mereka perbuat,  sebenarnya akan menjadi lanjaran yang tertinggal atau sebagai hasil dan produk yang telah mereka tanam dan mereka buat kalau tidak pengen “bopo polah anak kepradah” tanam dan buatlah lanjaran kacang itu yang tahan hama, rajin di pupuk, di kasih air dan jangan lupa di siangi juga J
2.       Fungsi Afeksi :  yap ini yang akan aku kupas habis disini, fungsi afeksi adalah fungsi dimana orang tua memberikan kasih sayang cinta kasihnya dan perhatian untuk anak nya, well tapi mari saya aja ajak menyusuri sampai sejauh mana mereka memberikan kasih sayang mereka.  Pernah suatu ketika sedang pelajaran bahasa inggris guruku yang memang dasar nya memang doyan curhat beliau memang maaf (tak punya anak) tapi eiits jangan di kira,beliau malah berpengalaman,  bagaimana seharusnya mendidik anak dengan baik dan benar, di lain sisi beliau  ngomong tangan ku tak henti-hentinya menuliskan mean point nya dan apa  kesimpulan yang bisa aku dapat “ ohh semua kembali kepada rumah,kepada orang tua, sampai mana mereka berhasil dan mampu mengolah, membimbingnya dalam situasi apa pun” anak kok mblayangan, ora tau omah,  karo wong tua ra ngerti unggah ungguh, ono wong neng arepe wong tua ra aruh-aruh,  bla-bla... wong kok gaweanae montoran dan sebagai nya lagi, kenapa orang tua hanya bisa menyalah kan dan menuntut nya sedang kan kita lihat?... ya oke mereka memang berkerja keras banting tulang untuk menyekolah kan kita mereka memang bekerja keras hanya untuk kita dan keluarga tapi apakah anak hanya cukup dengan materi yang mereka suguhkan setiap harinya apakah mereka hanya ingin selalu di kasih ikan tanpa mereka di kasih kailnya. meraka pergi pagi, pulang sore atau malam. Oke mereka begitu untuk kita tapi please mohon itu belum cukup orang ta masih punya banyak tugas di samping itu. KASIH SAYANG ,CINTA KASIH,PERHATIAN DAN PENGERTIAN  mereka selalu merasa kurang kasih sayang,  meraka  selalu mencari-carinya selalu, selalu,  alasan kenapa anak kecil jaman sekarang sudah berani pacaran karena  mereka butuh kasih sayang, kenapa mereka sudah pacaran karna mereka butuh perhatian,  dan mereka membutuhkan itu,karna  dia jarang sekali mendapat kan itu mereka (anak-anak kecil) saling membantu untuk memenuhi kasih sayang cinta kasih perhatian dan pengertian yang mereka tak dapatkan dari orang tua nya, anak terlalu lebay dan alay mengumbar masalah nya di dunia maya, di sosial media dan sebagai nya mereka curhat habis-habis an di dunia maya karna apa? karna dia merasa tak ada tempat untuk mereka luapkan mereka tak punya tempat yang mudah dan murah untuk meluapkannya malah kasih sayang acount facebook dan twitter lebih muda dan murah dari pada orang tua mereka (NGENES.COM)

3.       Fungsi Sosialisasi : simpulanya orang tua berperan dalam membentuk kepribadianya, menanamkan rasa tanggung jawab, sikap, jujur, keyakinan, pemimpin.dan sebagai nya berawal dari sini dari keluarga dari orang tua, maaf bukan sekali lagi untuk memojokan orang tua, Tanggung jawab kalau kita balik saja,  mana tanggung jawab sebagai orang tua terhadap Tuhan kok sudah mau minta mana balasan yang lebih untuk orang tua dari anak.


4.       Fungsi Ekonomi : memang orang tua bertugas mencari nafkah untuk bertahan hidup,tapi untuk bertahan  hidup tidak cukup degan uang. nafkah disini juga harus nafkah lahir batin nafkah uang dan non uang (kasih sayang,cinta kasih,perhatian dan pengertian).

5.       Fungsi Pengawasan : penanaman nilai dan norma norma agama,adat, hukum dll. Orang tua harus nya mulai menanamkan nya sejak dini agar menjadi kebiasaan yang baik pula, norma agama sebagai contoh, norma agama adalah norma yang  sangat berat dan yang pasti orang tua akan di mintai pertanggung jawabanya kelak di akhirat, sejauh mana meraka mengajarkan nilai-nilai agama, mengajarkan doa, solat, cara berbakti dengan orang lain mengasihi orang lain sesama makhluk dan sebagainya. Norma adat,norma yang di anut oleh masyarakat setempat yang sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun tertanam di dalam nya budaya salam,senyum,sapa, paling baik di ajarkan dalam keluarga peran orang tua sangat lah penting disini mengajarkan anak mengucapkan salam kepada setiap orang yang di temui nya. senyum, dan sapa. “Ndherek Langkung...” adalah norma adat kebiasaan yang sangat arif mengajarkan kita agar tetap care/peduli pada sesama, siapa sih yang gak pengen anak nya selalu care sama orang-orang dan nanti nya anak itu akan terpandang karna telah menjadi anak yang selalu menghormati sesama makhluk. 


6.       Fungsi  Proteksi : setiap anggota keluarga  membutuhkan rasa aman dalam menjalani hidup nya, jika mereka telah bersama keluarga dunia akan menjadi milik bersama kedamaian ketentraman telah bersemayam di sana , bukan hanya bagi meraka yang sedang berpacaran saja yang menganggap dunia telah menjadi milik mereka berdua meraka keluarga seharusnya juga harus merasa begitu. masak anggota 5 kalah dengan ber2.

                Dan yang kami harapkan adalah waktu, waktu pak-buk yang akan memberi  kasih sayang cinta dan perhatian.  kita masih butuh itu semua,  bukan hanya uang yang selalu mengucur untuk bayaran sekolah, kami ingin waktu untuk kumpul bersama beri kami perhatian mu,  kami bukan manja dan bukan ingin untuk selalu di manjakan tapi kebutuhan. Kami butuh itu pak,buk. Bimbing kami dengan kasih mu bukan ocehan kasar dari mulut mu, mengapa selama ini selalu berending dengan kemarahan dan cercaan tanpa berawal dari perhatian dan pengertian yang di ajarkan.

                MAAF jika saya telah lancang menulis seperti ini, maaf jika saya sok tau. Terimakasih orang tua yang selama ini telah mendidik ku entah gagal atau berhasil itu lah yang telah Anda berikan kepada ku dan itulah hasil jerih payah anda selamat untuk anda yang berhasil dan selamat bagi mereka yang kurang sukses. Tapi tenang kami masih punya Tuhan. Dia maha dari segala maha dia yang maha melihat maha mengetahui , maha kasih, maha sayang . Kami telah beruntung karna sekali lagi ya memang kita hanya titipan dan yang berhak mempunyai hanyalah Allah semata,  kami beruntung kami beruntung kami beruntung kami juga masih mempunyai mimpi.  Kami punya mimpi kelak suatu saat kita pasti bisa dan yakin dapat “MIKUL DUWUR MENDEM JERO” siapa sih yang gak pengen begitu aku pengen aku pengen tapi melihat lagi dan lagi yah aku pasti dapat suatu saat nanti.
                TERIMAKASIH kasih sayang (masih kuarang) yang telah di berikan terimakasih uang yang selama ini di berikan terimakasih semuanya memang takan terbalaskan itu semua .


Retno Widyowati
 

Serat Mandalika . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates