Orang tua sekarang banyak nuntut??? Berhasilkah mereka mendidik putra-putri nya???
Orang tua sekarang banyak nuntut??? Berhasilkah mereka mendidik putra-putri
nya???
Ups
sori bukan untuk memojokan beliau-beliau atau apa? aku Cuma pengen share aja
selama ini yang udah 18 tahun jadi anak.
Dan aku sebenarnya belum pantas untuk mengumbar ini semua. Karna di satu sisi
aku juga belum menjadi orang tua sedangkan beliau-beliau sudah pernah mengalami
jadi anak dan jadi orang tua. Lancangkah??? Sok tau kah??? Whatever what you
say J I just saying what in my mind just it......
Selama
ini orang tua hanya tahu kalau “ohh anak
ku jam semene wayahe sekolah” “wow anaku neng kamar sinau” “ohh anaku wis turu”
yeah hanya gitu-gitu aja. Mereka gak tau bahwa
“aku disekolah bukan hanya belajar pelajaran,pak-buk! tapi juga belajar berteman dan belajar apa
pun. dari musuh, sahabat, pacar many more yang di satu sisi lain pro
kontra tangis senyum mengiringnya !” “mereka juga gak tau kalau jam segini anak
nya lagi susah –susah nya untuk belajar karna pelajaran di sekolah tadi cukup
sulit, permasalahan di sekolah tadi cukup rumit aku sedang galau pak,buk dan lagi-lagi mereka
gak tau kalau di saat orang terlelap dalam tidur nya, anak nya ini sungguh
sangat sulit terpejam karna lagi-lagi mau di bawa kemana ini semua! mereka
sedih, mereka lemah, mereka galau, tapi mereka tak mau tau mereka hanya tau
anak itu di cari ini duit untuk sekolah!!! Hello orang tua masih punya tugas
dan fungsi yang belum yang belum mereka berikan kepada kami!!!
Menurut Lembaga Keluarga
,terdapat fungsi keluarga di antaranya :
1.
Fungsi Reproduksi : kalau masalah ini pasti udah tau
semuanya! yeah, untuk kelangsungan hidup
nya atau keturunanya , ingat ada pepatah jawa mengatakan “Kacang Ninggal Lanjaran” ya inilah yang selama ini seharusnya bisa dijadikan
sebagai orang tua untuk mengaca selama hidup nya selama dia menjadi anak dahulu,
“sopo nandur bakal ngunduh, sopo gawe bakal nganggo” apa yang pernah mereka tanam, apa yang telah mereka
perbuat, sebenarnya akan menjadi
lanjaran yang tertinggal atau sebagai hasil dan produk yang telah mereka tanam
dan mereka buat kalau tidak pengen “bopo polah anak kepradah” tanam dan buatlah
lanjaran kacang itu yang tahan hama, rajin di pupuk, di kasih air dan jangan
lupa di siangi juga J
2.
Fungsi Afeksi : yap ini yang akan aku kupas habis disini,
fungsi afeksi adalah fungsi dimana orang tua memberikan kasih sayang cinta
kasihnya dan perhatian untuk anak nya, well tapi mari saya aja ajak menyusuri sampai
sejauh mana mereka memberikan kasih sayang mereka. Pernah suatu ketika sedang pelajaran bahasa
inggris guruku yang memang dasar nya memang doyan curhat beliau memang maaf
(tak punya anak) tapi eiits jangan di kira,beliau malah berpengalaman, bagaimana seharusnya mendidik anak dengan baik
dan benar, di lain sisi beliau ngomong
tangan ku tak henti-hentinya menuliskan mean point nya dan apa kesimpulan yang bisa aku dapat “ ohh semua
kembali kepada rumah,kepada orang tua, sampai mana mereka berhasil dan mampu
mengolah, membimbingnya dalam situasi apa pun” anak kok mblayangan, ora tau
omah, karo wong tua ra ngerti unggah
ungguh, ono wong neng arepe wong tua ra aruh-aruh, bla-bla... wong kok gaweanae montoran dan
sebagai nya lagi, kenapa orang tua hanya bisa menyalah kan dan menuntut nya
sedang kan kita lihat?... ya oke mereka memang berkerja keras banting tulang
untuk menyekolah kan kita mereka memang bekerja keras hanya untuk kita dan
keluarga tapi apakah anak hanya cukup dengan materi yang mereka suguhkan setiap
harinya apakah mereka hanya ingin selalu di kasih ikan tanpa mereka di kasih
kailnya. meraka pergi pagi, pulang sore atau malam. Oke mereka begitu untuk
kita tapi please mohon itu belum cukup orang ta masih punya banyak tugas di
samping itu. KASIH SAYANG ,CINTA KASIH,PERHATIAN DAN PENGERTIAN mereka selalu merasa kurang kasih sayang, meraka selalu mencari-carinya selalu, selalu, alasan kenapa anak kecil jaman sekarang sudah berani
pacaran karena mereka butuh kasih
sayang, kenapa mereka sudah pacaran karna mereka butuh perhatian, dan mereka membutuhkan itu,karna dia jarang sekali mendapat kan itu mereka
(anak-anak kecil) saling membantu untuk memenuhi kasih sayang cinta kasih
perhatian dan pengertian yang mereka tak dapatkan dari orang tua nya, anak
terlalu lebay dan alay mengumbar masalah nya di dunia maya, di sosial media dan
sebagai nya mereka curhat habis-habis an di dunia maya karna apa? karna dia
merasa tak ada tempat untuk mereka luapkan mereka tak punya tempat yang mudah
dan murah untuk meluapkannya malah kasih sayang acount facebook dan twitter
lebih muda dan murah dari pada orang tua mereka (NGENES.COM)
3.
Fungsi Sosialisasi :
simpulanya orang tua berperan dalam membentuk kepribadianya, menanamkan rasa
tanggung jawab, sikap, jujur, keyakinan, pemimpin.dan sebagai nya berawal dari
sini dari keluarga dari orang tua, maaf bukan sekali lagi untuk memojokan orang
tua, Tanggung jawab kalau kita balik saja, mana tanggung jawab sebagai orang tua terhadap
Tuhan kok sudah mau minta mana balasan yang lebih untuk orang tua dari anak.
4.
Fungsi Ekonomi : memang orang
tua bertugas mencari nafkah untuk bertahan hidup,tapi untuk bertahan hidup tidak cukup degan uang. nafkah disini
juga harus nafkah lahir batin nafkah uang dan non uang (kasih sayang,cinta
kasih,perhatian dan pengertian).
5.
Fungsi Pengawasan : penanaman
nilai dan norma norma agama,adat, hukum dll. Orang tua harus nya mulai
menanamkan nya sejak dini agar menjadi kebiasaan yang baik pula, norma agama
sebagai contoh, norma agama adalah norma yang
sangat berat dan yang pasti orang tua akan di mintai pertanggung
jawabanya kelak di akhirat, sejauh mana meraka mengajarkan nilai-nilai agama,
mengajarkan doa, solat, cara berbakti dengan orang lain mengasihi orang lain
sesama makhluk dan sebagainya. Norma adat,norma yang di anut oleh masyarakat
setempat yang sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun tertanam di dalam nya
budaya salam,senyum,sapa, paling baik di ajarkan dalam keluarga peran orang tua
sangat lah penting disini mengajarkan anak mengucapkan salam kepada setiap
orang yang di temui nya. senyum, dan sapa. “Ndherek Langkung...” adalah norma
adat kebiasaan yang sangat arif mengajarkan kita agar tetap care/peduli pada
sesama, siapa sih yang gak pengen anak nya selalu care sama orang-orang dan
nanti nya anak itu akan terpandang karna telah menjadi anak yang selalu
menghormati sesama makhluk.
6.
Fungsi
Proteksi : setiap anggota keluarga membutuhkan rasa aman dalam menjalani hidup
nya, jika mereka telah bersama keluarga dunia akan menjadi milik bersama
kedamaian ketentraman telah bersemayam di sana , bukan hanya bagi meraka yang
sedang berpacaran saja yang menganggap dunia telah menjadi milik mereka berdua
meraka keluarga seharusnya juga harus merasa begitu. masak anggota 5 kalah
dengan ber2.
Dan
yang kami harapkan adalah waktu, waktu pak-buk yang akan memberi kasih sayang cinta dan perhatian. kita masih butuh itu semua, bukan hanya uang yang selalu mengucur untuk
bayaran sekolah, kami ingin waktu untuk kumpul bersama beri kami perhatian
mu, kami bukan manja dan bukan ingin
untuk selalu di manjakan tapi kebutuhan. Kami butuh itu pak,buk. Bimbing kami
dengan kasih mu bukan ocehan kasar dari mulut mu, mengapa selama ini selalu
berending dengan kemarahan dan cercaan tanpa berawal dari perhatian dan
pengertian yang di ajarkan.
MAAF
jika saya telah lancang menulis seperti ini, maaf jika saya sok tau. Terimakasih
orang tua yang selama ini telah mendidik ku entah gagal atau berhasil itu lah
yang telah Anda berikan kepada ku dan itulah hasil jerih payah anda selamat
untuk anda yang berhasil dan selamat bagi mereka yang kurang sukses. Tapi
tenang kami masih punya Tuhan. Dia maha dari segala maha dia yang maha melihat
maha mengetahui , maha kasih, maha sayang . Kami telah beruntung karna sekali
lagi ya memang kita hanya titipan dan yang berhak mempunyai hanyalah Allah
semata, kami beruntung kami beruntung
kami beruntung kami juga masih mempunyai mimpi.
Kami punya mimpi kelak suatu saat kita pasti bisa dan yakin dapat “MIKUL
DUWUR MENDEM JERO” siapa sih yang gak pengen begitu aku pengen aku pengen tapi melihat
lagi dan lagi yah aku pasti dapat suatu saat nanti.
TERIMAKASIH kasih sayang (masih
kuarang) yang telah di berikan terimakasih uang yang selama ini di berikan
terimakasih semuanya memang takan terbalaskan itu semua .
Retno Widyowati
